RASA
Ini adalah kisah yang sesungguhnya....
dimana semua orang memiliki rasa yang berbeda beda.....
Dalam perjalanan Hidup saya sering sekali saya merasa bahwa rasa itu bisa berubah....
Berubah setiap saat....entah hari ini, esok ataupun lusa....
yang saya tau semua itu bukan sebuah keinginan sendiri yang ingin merubahnya...
Sebagai contoh adalah ketika saya mengenal, dekat, dan menjalin hubungan dengan Handika, Berawal dya adalah pria yang sangat baik, lucu, dan terkadang setiap hal yang ada didirinya membuat ketertarikan teresendiri dari pria lain pada saat itu. mengenal saat masih duduk dibangku SMP, dengan kepribadian yang menarik saat itu saya mulai mengenal seorang Handika sebagai teman satu kelas yang cukup pendiam, namun lucu, berteman baik, saat itu tidak ada hal terbesit untuk menjalin hubungan yang serius karena kami benar benar hanya berteman, dya memiliki pacar dan saya pun memiliki pacar. sekali lagi RASA saat itu murni hanya sebagai teman.
Ketika SMU, kami dipertemukan kembali dalam satu sekolah yang sama....
Entah hanya sebuah kebetulan atau tidak saat itu kami sama sama tidak menjalin hub dengan siapapun. dan mungkin ada kebetulan yang kesekian kalinya kami dipertemukan kembali dalam satu kelas yang sama saat duduk di kelas 2 SMU, saat itu RASA yang ada pun terasa biasa saja...tidak ada yang istimewa....saat saat melakukan aktifitas dikelas saya ingat dya bukan anak yang pintar dikelas, begitupun dengan saya. hanya sebagai siswa yang tidak memiliki prestasi yang luar biasa.
Kenakalan saat di bangku SMU rasaya tidak pernah bisa untuk dilupakan, dari tidak mengerjakan tugas rumah, tidak dapat menjawab pertanyaan quiz dan dan berpakaian yang melanggar peraturan sekolah yang sering sekali terjadi. hehehe...tapi saya menikmati sebagai seorang siswa yang dapat merasakan hal tersebut....sangat lucu, dan memiliki kenangan tersendiri yang tudak dapat terlupakan.
Kedekatan dengan Handika berawal dari saling jail, ketika saat jam pelajaran Agama, guru agama yang merupakan wali kelas kami...mungkin dya adalah orang yang bisa dibilang sebagai penyomblang pertama untuk hubungan saya dengan Handika. dan berlanjut setelahnya....dan RASA pun berubah menjadi suka....
Sebuah RASA yang jauh berbeda dari awal bertemu hinga dalam perubahan itu pun kami mencoba menjalin hubungan yang serius...ya....hubungan yang serius mana ada hubungan yang ga serius hahaha...kan uda jadian....yappp....status jomblo pun lepas.....kami menikmati masa masa pacaran yang sangat lucu dan berbeda dengan anak2 lain yang berpacaran teramat serius hingga banyak yang kebablasan....tapi dalam hubungan kami ini tidak didasarkan atas hal yang membuat kami terlalu jauh melangkah...bukan kami...
Alhamdulilah....pacaran dalam konteks serius kami ini adalah hubungan yang benar2 positif yaah...
cukup lama menjalani hubungan hingga lulus SMU pun kami masih berpacaran....RASA belum berubah hanya keadaan yang berubah...saya harus kuliah dan tinggal di rumah Tante.
Semua berubah ketika kami sama sama sibuk dengan aktiftas baru kami sebagai seorang mahasiswa...
saya sibuk dengan dunia baru, kehidupan baru dan semua hal yang jauh berbeda saat tinggal bersama orang tua. Pada kenyataannya tidak semudah dan seindah yang saya bayangkan sebelumnya...ketika mengambil keputusan untuk kuliah dan tinggal dengan saudara, Papah sangat berpengaruh besar, memberikan arahan dan nasihat yang saya abaikan karena terlalu terobsesi untuk dapat kuliah. Semua berubah...keadaan berubah dan RASA pun berubah seiring dengan keadaan yang ada.. banyak tekanan yang membuat saya tidak dapat berfikir secara rasional....Hubungan dengan pacar pun berantakan....sering bertengkar sudah menjadi langganan...disaat keadaan yang penuh tekanan hidup jauh dari keluarga, punya pacar yang sangat cuek membuat semuanya berubah RASA pun berrubah dengan sendirinya.....hilang RASA....hanya satu keinginan ingin pulang....selesaiin semuanya dan kembali ke kehidupan di tengah keluarga yang sederhana sudah lebih dari cukup. dibangkan dengan kehidupan yang lebih layak tapi tidak bahagia dan penuh tekanan.
semua berakhir RASA yang dahulu sangat terjaga kini RASA pun pudar....beri saya waktu untuk bisa berfikir bisa menenangkan diri atas keadaan yang cukup menekan hidup saya.RASA pun semakin memudar saat tuduhan yang tidak benar kepada saya, bahwa saya telah berpaling dan memiliki hubungan dengan yang lain..kemarahan RASA pun semakin hilang...semuanya berakhir.....
END With Handika......
satu hal yang harus di pahami...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar